Nilai Edukatif Yang Terdapat Pada Film Kungfu Panda

Diposting pada
Nilai-Nilai Edukatif Yang Terdapat Pada Film Animasi Kungfu Panda

Dalam sejarah Film Animasi seringkali tidak terdapat nilai-nilai edukatif yang dimasukkan di dalamnya, namun ada beberapa produser penuh semangat buat film-film yang bernilai Positif dan sarat akan filosofi kehidupan. Pesan-pesan itu sebenarnya sebuah pesan yang ringan, pesan yang sering didengar, namun juga sering Terlupakan. Pesan-pesan ini kemudian diadopsi dan diPoles ulang menjadi sebuah adegan yang menyentuh. Salah satu film animasi yang sarat dengan nilai-nilai edukatif dan filosofis adalah Kungfu Panda.

Pada awalnya, Kung Fu Panda menceritakan ada seorang Master Oogway yang menjadi calon penggantinya dan hendak dilantiknya menjadi ksatria naga. Hingga kemudian, murid Master oogway, yang tak lain Master Shifu mengumpulkan murid-murid terbaiknya. Berharap bahwa diantara murid-murid terbaiknya tersebut, salah satu diantara mereka akan menjadi penerus pilih Master oogway. Dan ternyata tidak ada satu pun yang dipilihnya. Hingga saat itu, Po yang tidak sengaja terbawa oleh kembang api terjatuh tepat di depan master oogway. Dan master oogway pun memilihnya menjadi penggantinya. Dan tentu saja kejadian ini membuat murid murid murid terbaik master Shifu tidak menerimanya. Bagaimana bisa Po, seekor Panda yang gendut dan bukan berasal dari murid-murid terbaik Master Shifu namun dipilih menjadi pengganti Master oogway. Padahal murid-murid terbaik tersebut dan belajar bersama-sama master Shifu dalam waktu yang lama. Inilah yang membuat mereka tidak menerima apa yang sudah menjadi keputusan master oogway. Dan mereka menganggap Kejadian ini adalah kebetulan belaka. Namun, keputusan tegas master oogway menyampaikan bahwa Po adalah penerusnya.

Setelah Master Shifu bertemu langsung dengan Master oogway, dia tidak bisa berbuat apa-apa karena master oogway terkenal seorang ahli bela diri yang bijaksana. Master oogway mampu melihat bakat terpendam yang ada di dalam diri murid-muridnya. Master Po ini menyatakan dengan tegas bahwa Po adalah penerusnya dan merupakan ksatria naga.

Pada tahap latihannya, bau tidak menunjukkan bakat bakat yang luar biasa seperti halnya teman-temannya. Bahkan seringkali terlihat sama sekali tidak berbakat. Kenyataan ini membuat teman-teman bo yang merupakan murid murid terbaik Master Shifu jadi sangat heran. Apa sebenarnya yang buat master oogway memilihnya menjadi ksatria naga. Apalagi mereka melihat dengan langsung Po yang sedang latihan dan sama sekali tidak menunjukkan bakat yang baik untuk bertarung. Bagaimana bisa dia kan menjadi seorang ksatria naga. Inilah yang teman-teman Po tanya dalam hati mereka. Tak terkecuali Master Shifu. Namun Master Shifu hanya meyakini satu hal, bahwa apa yang sudah diputuskan master oogway adalah benar. Hanya tinggal menunggu waktu saja.

Nilai edukatif dari film animasi ini menjadi sangat nyata saat Po melawan murid master Shifu penjara bertahun-tahun. Saat itu mu mengalami kekalahan yang hebat. Sehingga kemudian, dia teringat akan gulungan naga. Menurut mitos nya, siapapun yang mampu membaca gulungan naga, dia kan menjadi master yang sangat hebat.

Dalam satu kesempatan, akhirnya gulungan naga itu jatuh di hadapan Po. Namun dia heran, bahwa ternyata di dalam golongan itu tidak terdapat tulisan apapun. Justru yang dia lihat hanyalah bayangan yang sendiri. Dia kemudian bertanya, apa sebenarnya dari gulungan tersebut. Di dalam keheranannya, dia menemukan bayangan dirinya yang Positif dan yakin. Iya kemudian dia mengingat pengalaman-pengalamannya saat bersama ayahnya. Bahwa sebenarnya, menurut ayahnya, enaknya masakan bukan karena resepnya, namun karena keyakinan kokinya. Keyakinan sang koki, akan menjadikan masakan yang dibuatnya, apapun itu menjadi enak dan lezat.

Dari sini, dia menyimpulkan bahwa seorang pendekar yang hebat adalah seorang pendekar yang yakin akan dirinya sendiri. Seorang pendekar yang hebat adalah seorang pendekar yang mengerti adalah bahwa keyakinan merupakan kekuatan terbesar dalam diri manusia. Dari situlah, bu menghimpun kekuatan dalam dirinya. Walhasil, akhir cerita Po mengalahkan mantan murid Master Shifu yang dipenjara bertahun-tahun, bahkan dengan jurus yang belum pernah diajarkan kepadanya. Sementara murid-murid terbaik Master Shifu, telah dikalahkan jauh sebelumnya. Dari sinilah Master Shifu juga teman-teman yang selama ini mengejek sadar akan kebenaran yang sudah diputuskan master oogway, jauh sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *