Tips Menulis Buku Tanpa Kehabisan Ide Bagian #3

Diposting pada

Jika pada bagian yang pertama, kami sudah menyampaikan banyak sekali tips seperti harus memiliki kebiasaan Membaca, harus terus menulis, memiliki niat yang tulus dan mencatat gagasan, disini masih ingin melanjutkan apa yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya Tips Menulis Buku Tanpa Kehabisan Ide Bagian #2 sehingga anda semakin mengerti dan semakin paham apa yang harus dilakukan, agar proses menulis buku benar-benar berjalan dengan lancar dan berjalan dengan baik. Berikut adalah tips lanjutan menulis buku dan mengatasi kehabisan ide.

Tips Menulis Buku Tanpa Kehabisan Ide Bagian 3

Pertama memiliki seseorang yang di tiru gagasannya

Seorang penulis memiliki seseorang yang dia ingin cetak atau tiru gagasan-gagasannya. Beberapa penulis terkadang memiliki kecondongan untuk mengikuti pola tertentu yang dibentuk oleh penulis tertentu pula. Seorang yang bergerak dalam bidang menulis Cerpen, dia pasti sering sekali menulis buku yang terkait dengan cerpen. Disadari atau tidak, sebenarnya penulis tersebut memiliki kecondongan pada salah satu seorang penulis. Begitu dalam gaya menulis, bahasanya, pola menulisnya atau bahkan pola pikirnya. Menyadari hal ini, tentu saja seorang penulis ingin tulisannya jauh lebih baik daripada sebelumnya, dia harus memastikan yang dia sukai adalah betul-betul karya yang berkualitas, baik dan mencerahkan.

Kedua memiliki seorang pendamping

Akan lebih baik lagi, penulis pemula yang betul betul ingin menekuni bidang menulis buku, dia harus memiliki seorang Pendamping atau istilah keren-nya Mentorship, contoh Guru. Seperti halnya saat kita sedang belajar berhitung, guru akan dengan mudah dan kepada kita apa dan bagaimana yang harus kita lakukan untuk sebuah soal dengan baik. Guru dengan pengalamannya dalam mengerjakan soal-soal tersebut, memiliki pemahaman yang cukup untuk memberikan tips dan trik mengerjakan yang cepat dan praktis. Kita pun jauh lebih muda dalam mengerjakan soal. Nah kondisinya juga sama dengan seorang yang ingin menulis buku, jika dia memiliki tentor atau guru, kegiatan menulis buku agen dengan mudah dilihat dan direview guru tersebut. Tak perlu banyak kesulitan dan banyak waktu terbengkalai, guru akan menunjukkan kepada kita siku sudut dan kesulitan menulis tersebut, dan kita pun akan jauh lebih bersemangat karena di dampingi guru kita. Pertanyaannya, Sudahkah kita memiliki guru dalam menulis? Jika belum, ada baiknya kita segera memilih orang-orang disekitar kita yang mungkin memiliki pengalaman dalam menulis untuk mengajarkan kepada kita cara menulis yang baik.

Ketiga memiliki jadwal menulis

Penulis adalah orang yang ingin menekuni bidang menulis buku, harus memiliki jadwal menulis. Tidak peduli pada saat itu dia memiliki gagasan atau tidak. Sehingga pada saat tertentu di mana dia sudah berkomitmen kebiasaan menulis, dia hanya yang cukup duduk dan mulai menulis, menggerakan jari-jarinya di atas keyboard, dah pada saat itu dia memiliki gagasan atau belum. Karena terkadang, gagasan itu tidak muncul di pikiran, namun dengan kesiapan kita dengan menggunakan jari-jari di atas keyboard, pelan-pelan pikiran pun mulai terkondisi untuk fokus dan ide ide dalam menulis. Mudahnya, mulailah menggerakkan jari jari untuk mendapatkan ide kembali. Pada cara yang seperti ini, jari-jari kita di atas keyboard yang kita gerakan, difungsikan sebagai stimulus pikiran agar bisa mulai bergerak, fokus dan mendapatkan ide. Jika kita masih ragu untuk menggerakkan jari-jari kita, bagaimana pikiran kita akan bisa fokus juga.

Demikianlah penjelasan tentang tips menulis buku dan mengatasi kehabisan ide, yang kami mulai dari bagian 1, bagian 2, dan bagian 3.

Baca Selengkapnya:

Anda dapat mulai membacanya kembali dari awal, jika kebetulan anda sudah lupa. Membuat ringkasan atau review-nya, dan jika itu sesuai dengan anda silakan untuk anda terapkan. Sehingga aktivitas menulis buku yang anda lakukan bisa jauh lebih baik, inspiratif dan menghasilkan karya yang baik pula. Demikian harapan kami, dalam menuliskan tips menulis buku dan cara mengatasi kehabisan ide. Semoga bermanfaat ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *